September 28, 2011

WONDERFUL NATURE

Filed in Uncategorized at 7:54 am

no comments

Opini Tentang Pertanian Indonesia

August 18, 2011

Indonesia adalah negara kepulauan dengan berbagai kekayaan alam yang tersimpan di dalamnya. Kekayaan alam yang dianugerahkan Tuhan pada kita dapat diambil faedahnya dengan berbagai cara. Cara yang digunakan tentu harus bertanggung jawab. Bertani adalah salah satunya bisa bercocok tanam, berternak, atau menambak ikan.
Pertanian Indonesia adalah salah satu peyokong pendapatan negara ini. Apalagi ditujnjang dengan luasnya lahan yang tersedia. Seringnya perubahan cuaca dan iklim tropis Indonesia merupakan salah satu faktor yang menimbulkan banyaknya varietas tanaman.
Menurut saya pertanian Indonesia hingga saat ini masih belum dapat menunjukkan hasil yang maksimal jika dilihat dari tingkat kesejahteraan petani dan kontribusinya pada pendapatan nasional. Melihat banyaknya banyaknya petani yang kurang subsidi, jarangnya penyuluhan yang diberikan pada petani menyebabkan kurang maksimalnya para petani memanfaatkan lahan pertanian yang ada. Apalagi melihat sekarang semakin menjamurnya para tengkulak yang berlomba- lomba menawarkan jasanya kepada para petani yang dapat menimbulkan kerugian.
Sekali lagi cuaca adalah penentu utama gagal tidaknya produksi pertanian seperti padi. Kemarau panjang yang dapat menyebakan puso dapat merugikan petani karena lahannya menjadi kering dan berpengaruh pada produksi padi tersebut.
Sama halnya dengan produksi buah-buahan, produksinya di beberapa daerah sering mentok akibat cuaca buruk. Indonesia juga tidak memiliki kawasan khusus yang dijadikan lumbung produksi buah. Akibatnya, saban tahun produksi buah-buahan lokal terus berfluktuasi sepanjang tahun. Apalagi sekarang banyak buah-buahan impor menyerbu pasar Indonesia. Pengimporan itu kebanyakan untuk jenis-jenis tertentu yang tidak ada di Indonesia.
Mudah-mudahan pemerintah dapat lebih memperhatikan kesejahteraan para petani dan meningkatkan ekstensifikasi serta intensifikasi. Masih banyak yang perlu ditingkatkan misalnya dengan cara memberikan penyuluhan secara berkala pada para petani sehingga pertanian Indonesia dapat menjadi penyokong perekonomian Indonesia yang utama.

Filed in Uncategorized at 11:11 pm

no comments

Hasil Pertanian Daerah Bogor

Indonesia adalah negara kepulauan yang hijau. Agraris, begitulah kita menyebut negara kita tercinta. Dari daerah paling utara samapai tertimur memiliki iklim dan cuaca yang berbeda sehingga bervariasi pula tanaman yang dihasilkan. Tidak hanya itu Indonesia kaya akan hasil laut dan perkebunannya.
Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330m dari permukaan laut. Jenis tanah hampir di seluruh wilayah adalah latosol coklat kemerahan dengan tekstur tanah yang halus serta bersifat agak peka terhadap erosi. Bogor terletak pada kaki Gunung Salak dan Gunung Gede sehingga sangat kaya akan hujan orografi.. Hampir setiap hari turun hujan di kota ini dalam setahun sehingga dijuluki “Kota Hujan”.
Di Kota Bogor lahan yang berpotensi sebagai lahan pertanian adalah 1.006 ha berupa lahan sawah, 1.479,67 ha lahan kering, 868,29 ha lahan pekarangan, 309.624 ha lahan perkebunan dan 11.470 ha berupa situ dan kolam. Selain itu pemerintah daerah sedang gencar gencarnya menaikkan kualitas bibit unggul beras. Pemerintah terus mensuport daerah seperti Caringin yang difokuskan sebagai penghasil beras dan Ciawi yang difokuskan sebagai penghasil sayuran.
Di Kota Bogor telah dilaksanakan penanaman padi organik di 3 kelurahan yaitu Kelurahan Sindang Barang, Mulyaharja dan Situgede. Luasan sawah yang telah dilaksanakan penanaman padi organik antara lain di Kelurahan Sindang Barang seluas 20 Ha, di Kelurahan Mulyaharja seluas 100 ha dan di Kelurahan Situgede seluas 50 ha.
Dramaga Bogor, misalnya. Terletak di bagian barat dari kota, tepatnya sekitar 12 Km dari pusat Kota Bogor. Wilayah Dramaga merupakan sentra produksi manisan basah dan kering, baik itu dari buah-buahan (pala, mangga, jambu batu, kemang, pepaya, kweni, salak, kedondong, atau caruluk) maupun dari bahan sayuran (wortel, labu siam, pare, lobak, bligo, serta ubi jalar).

Karena cuaca yang lembab dan cukup stabil daerah Bogor bagus untuk ditanami tanaman jamur yang dapat dimakan dengan beragam jenis. Sekarang ini di Bogor makin banyak saja usahawan yang menjajakan jajanan berbahan dasar jamur seperti jamur crispy, sup jamur, hingga es krim jamur.
Jika bertanya tentang pergi ke Bogor tentu tidak lupa menyertakan talas sebagai oleh-oleh. Sekarang ini tanaman talas dapat diproses menjadi produk olahan kripik talas, es krim talas, dan dodol talas lokasinya di Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat dan Kelurahan Kayumanis Kecamatan Tanah Sareal.
Komoditi lain yang dihasilkan Bogor adalah jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar, tomat, dan cabai. Kacang bogor misalnya, bukan merupakan kacang-kacangan yang populer di Indonesia. Nama ini diberikan karena banyak dijajakan di kota Bogor, Jawa Barat. Bentuknya bulat berwarna hitam keabu-abuan.
Di bidang peternakan ada ayam, domba, & sapi potong. Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada sekarang ini yaitu terletak di Kecamatan Tanah Sareal sudah tidak layak lagi dijalankan karena lokasinya sangat dekat dengan permukiman yang cukup padat penduduk. Tapi untungnya sudah relokasikan, Ikan konsumsi banyak dibutuhkan masyarakat baik perorangan maupun kelompok. Akan tetapi permintaan ikan konsumsi masih belum dapat dipenuhi seluruhnya oleh para petani budidaya ikan konsumsi dari Kota Bogor karena adanya keterbatasan dalam hal pemodalan untuk pembelian bibit dan biaya pembudidayaannya.
Ya, begitulah Bogor yang selalu diguyur hujan dan cuacanya yang lembab menyebabkan banyaknya variasi tanaman yang dapat diproduksi dan sector lainnya seperti peternakan dan perikanan.

Filed in Uncategorized at 11:09 pm

no comments

Hello world!

August 8, 2011

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Filed in Uncategorized at 5:01 am

one comment